Selamat Datang Di Website Kontakperkasa Futures Surabaya
Latest Post

KONTAK PERKASA FUTURES | Rupiah Jumat Pagi Melemah Tipis ke Rp14.625/USD, Dollar di Asia Merangkak Setelah Rebound

Written By KPFSURABAYA on Friday, April 16, 2021 | 9:59 AM




KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat pagi ini (16/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah tipis, sementara dollar AS di pasar Asia naik setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini turun 0,04% atau 6 poin ke level Rp 14.625 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.615.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.620 kemudian bergerak menguat ke Rp14.615, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.625. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar naik di pasar uang Asia setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; keluar dari 3,5 minggu terendahnya namun tetap akan membukukan loss mingguan oleh pasar mencermati tingkat inflasi AS yang masih rendah.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 91,77, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 91,67.

Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi pertama, terpantau menguat 32,033 poin (0,53%) ke level 6.111,534, sedangkan bursa saham kawasan Asia mixed di tengah investor mencerna pertumbuhan GDP China Q1 yang sedikit di bawah ekspektasi, dengan Wall Street menguat dan cetak rekor.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia menanjak perlahan. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.470 – Rp14.717. KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES

PT KP PRESS | Rupiah Kamis Pagi Melemah ke Rp14.619/USD, Dollar di Asia Bangkit dari Koreksi 3 Hari

Written By KPFSURABAYA on Thursday, April 15, 2021 | 11:02 AM




PT KP PRESS SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang Kamis pagi ini (15/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah terbatas, sementara dollar AS di pasar Asia berupaya naik setelah terkoreksi 3 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,12% atau 17 poin ke level Rp 14.619 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.602.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.617 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.620, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.619. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar berupaya naik di pasar uang Asia setelah terkoreksi 3 hari di sesi global sebelumnya; berada di 3,5 minggu terendahnya di antara pasar yang mencermati pernyataan the Fed bahwa tingkat inflasi akan tetap rendah.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 91,67, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 91,63.

Sementara itu, IHSG Kamis di awal sesi pertama, terpantau menguat 17,084 poin (0,28%) ke level 6.067,360, sedangkan bursa saham kawasan Asia mixed dengan bergerak terbatas setelah Wall Street ditutup variatif.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.470 – Rp14.717. PT KP PRESS

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS

 

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Rupiah Rabu Pagi Melemah Terbatas ke Rp14.615/USD, Dollar di Asia Tertekan ke 3,5 Minggu Terendahnya

Written By KPFSURABAYA on Wednesday, April 14, 2021 | 1:00 PM




PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (14/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah terbatas, sementara dollar AS di pasar Asia turun setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,07% atau 10 poin ke level Rp 14.615 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.605. Rupiah tampak tertekan ke level 5 bulan lebih terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.622 kemudian bergerak menguat ke Rp14.615, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.615. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar turun di pasar uang Asia setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; berada di 3,5 minggu terendahnya setelah rilis data inflasi AS yang tidak mengkhawatirkan pasar adanya akselerasi inflasi.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke level 91,77, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 91,82.

Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama, terpantau rebound 36,595 poin (0,62%) ke level 5.964,030, sedangkan bursa saham kawasan Asia mixed dengan investor mencerna berita dihentikannya vaksin Johnson and Johnson serta Wall Street yang variatif antara rekor dan koreksi.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.470 – Rp14.717. PT KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES

 

PT KONTAK PERKASA | Harga Emas Turun Karena Meningkatnya Imbal Hasil Treasury AS

Written By KPFSURABAYA on Tuesday, April 13, 2021 | 2:00 PM




PT KONTAK PERKASA SURABAYA
- Harga Emas tergelincir pada hari Selasa (13/04) tertekan penguatan imbal hasil Treasury AS, seiring optimisme rebound ekonomi yang cepat membebani harga emas lebih lanjut.

Harga emas spot turun -0,17% menjadi $ 1.729,47 per ons.

Harga emas berjangka AS turun 0,2% menjadi $ 1.729,40 per ons.

Imbal hasil Treasury Amerika Serikat tetap sedikit lebih tinggi setelah lelang catatan tiga tahun yang sukses dan menjelang rilis data penting minggu ini, termasuk inflasi harga konsumen pada hari Selasa.

Penjualan Treasury sebesar $ 271 miliar dalam bentuk utang baru dan laporan inflasi utama minggu ini dapat mengakhiri jeda pasar obligasi baru-baru ini, menghidupkan kembali lonjakan imbal hasil.

Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan, yang tidak memberikan pengembalian.

Sebuah survei yang diterbitkan pada hari Senin oleh Federal Reserve Bank of New York menunjukkan konsumen AS menaikkan tingkat inflasi mereka lagi pada bulan Maret menyusul kenaikan bertahap dalam beberapa bulan terakhir, dan mereka menjadi lebih positif tentang pasar kerja.

Perekonomian Amerika Serikat mungkin melihat perubahan haluan yang substansial tahun ini sebagai akibat dari kebijakan moneter dan fiskal yang akomodatif, tetapi pasar kerja masih memiliki banyak ruang untuk pertumbuhan, kata Presiden Bank Federal Reserve Boston Eric Rosengren.

Perak turun 0,6% menjadi $ 24,69 dan paladium turun tipis 0,1% menjadi $ 2.672,30. Platinum merosot 0,6% menjadi $ 1,163,57. PT KONTAK PERKASA

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA

 

KONTAK PERKASA FUTURES | Rupiah Senin Siang Melemah ke Rp14.610/USD, Tergerus ke 5 Bulan Lebih Terendahnya, Naiknya Yields

Written By KPFSURABAYA on Monday, April 12, 2021 | 1:29 PM




KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin siang ini (12/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah menguat di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,16% atau 50 poin ke level Rp 14.610 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.560. Rupiah tergelincir ke level 5 bulan lebih terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.575 kemudian bergerak stabil ke Rp14.627, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 14.610. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar merangkak naik di pasar uang Asia setelah menguat di sesi global sebelumnya; bangkit dari 2,5 minggu terendahnya oleh data naiknya inflasi AS yang menangkat yields US Treasury.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke level 92,27, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 92,18.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi pertama, terpantau melemah signifikan 81,152 poin (1,34%) ke level 5.989,057, sedangkan bursa saham kawasan Asia bias melemah dipimpin bursa China walau Dow Jones dan S&P 500 ditutup mencetak rekor.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.470 – Rp14.635. KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES

PT KP PRESS | Rupiah Jumat Pagi Melemah ke Rp14.560/USD, Dollar di Asia Merangkak dari 2 Minggu Lebih Terendah

Written By KPFSURABAYA on Friday, April 9, 2021 | 9:43 AM




PT KP PRESS SURABAYA
- Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat pagi ini (9/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak perlahan setelah melemah di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,12% atau 17 poin ke level Rp 14.560 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.543.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.550 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.560, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.560. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar merangkak perlahan di pasar uang Asia setelah melemah di sesi global sebelumnya; berada di 2 minggu lebih terendahnya oleh penguatan euro dan naiknya klaim pengangguran AS.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik tipis ke level 92,10, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 92,07.

Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi pertama, terpantau menguat 33,474 poin (0,55%) ke level 6.105,198, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di antara S&P 500 yang ditutup memperpanjang rekornya.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.375 – Rp14.595. PT KP PRESS

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS

 

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Perkembangan Ekonomi AS Menjadi Perhatian Pasar Global – Market Mover 8 April 2021 by Asido Situmorang

Written By KPFSURABAYA on Thursday, April 8, 2021 | 2:24 PM



PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Pasar perdagangan global hari-hari ini terus mencermati perkembangan ekonomi AS yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar global.

Setelah melonjaknya data Non Farm Payroll AS dan peningkatan data manufaktur AS pada akhir pekan lalu, juga pelaksanaan vaksinasi di AS yang terus berjalan, muncul harapan pemulihan ekonomi AS yang dapat mendukung pemulihan ekonomi global.

Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Selasa menaikkan prospek pertumbuhan 2021 untuk ekonomi global menjadi 6%, naik dari perkiraan Januari sebesar 5,5%. IMF juga menilai positif ekonomi AS yang didorong oleh paket penyelamatan virus corona senilai $ 1,9 triliun yang berlaku bulan lalu.

Komite Pasar Terbuka Federal pada Rabu merilis risalah pertemuan 16-17 Maret dimana pasar mencari indikasi tentang kemana arah kebijakan di masa depan.Pejabat Fed menunjukkan  pada pertemuan terakhir mereka bahwa kebijakan yang longgar akan tetap berlaku sampai menghasilkan lapangan kerja yang lebih kuat dan inflasi, dan tidak akan disesuaikan hanya berdasarkan perkiraan.

Pergerakan imbal hasil Treasury AS, dolar AS dan bursa saham AS juga menjadi perhatian pasar global yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar global.

Bagaimana pergerakan ekonomi AS dapat mempengaruhi pasar global ?

Dari pasar Forex, Dolar AS naik tipis terhadap sekeranjang mata uang dalam sesi berombak pada hari Rabu, setelah risalah pertemuan Federal Reserve bulan Maret menunjukkan bank sentral berkomitmen untuk memperpanjang dukungan kebijakan moneter sampai rebound ekonomi di Amerika Serikat lebih aman.

Dari pasar Index, Bursa Wall Street bergerak datar merespon risalah pertemuan The Fed. Diperkirakan Bursa Asia dan Eropa akan bergerak mixed mengikuti bursa AS, namun bisa cenderung positif dengan proyeksi IMF yang menguatkan pertumbuhan ekonomi global, dapat mendukung bursa saham.

Dari pasar komoditas, harga emas melemah terpicu penguatan ekonomi AS dan proyeksi penguatan ekonomi global IMF. Sedangkan harga minyak masih terbebani peningkatan pasokan bahan bakar AS, namun harapan penguatan ekonomi global dapat menahan penurunan lebih lanjut. PT KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES

 

PT KONTAK PERKASA | Rekomendasi Rupiah (USD/IDR) Harian – 7 April; akan Memperpanjang Rebound

Written By KPFSURABAYA on Wednesday, April 7, 2021 | 10:26 AM




PT KONTAK PERKASA SURABAYA - Mata uang rupiah terhadap dollar (USD/IDR) pada sesi Rabu pagi (7/4) tampak menguat di hari keduanya. Terpantau rupiah memulainya dengan agak melompat ke Rp 14.470, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.497, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.497; menguat 0,06% atau 8 poin dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.505.

Penguatan rupiah Rabu pagi ini terkait dengan koreksi signifikan pergerakan US dollar ke sekitar level 2 minggu terendahnya. Ini dipicu oleh turunnya US Treasury yields serta investor yang berspekulasi the Fed akan mulai mengetatkan kebijakan moneternya.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center mata uang rupiah berpeluang meneruskan rebound-nya dari bearish 7 minggu dan posisi 5 bulan terendah sebelumnya, dengan seminggu ini range agak terbatas. Rentang pergerakan pasar semingu ini, antara Rp14.595 – Rp14.417 terhadap USD. Rupiah secara harian kemungkinan pergerakannya akan masih di range terbatasnya ini. PT KONTAK PERKASA

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA

 

KONTAK PERKASA FUTURES | Rupiah Selasa Siang Menguat ke Rp14.505/USD, Dollar di Asia Menanjak dari 2 Minggu Terendahnya

Written By KPFSURABAYA on Tuesday, April 6, 2021 | 3:01 PM




KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (6/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat, mengurangi gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,14% atau 20 poin ke level Rp 14.505 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.525.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.490 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.525, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 14.505. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar menanjak di pasar uang Asia setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; berada di sekitar 2 minggu terendahnya oleh turunnya yields obligasi Pemerintah AS sekalipun data mengindikasikan pemulihan ekonomi di AS.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke level 92,67, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 92,57.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama, terpantau menguat 26,159 poin (0,44%) ke level 5.996,445, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed dengan bias menguat setelah Wall Street mencetak rekor serta pasar menantikan keputusan dari bank sentral Australia (RBA).

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia merangkak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.375 – Rp14.595. KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES

PT KP PRESS | Usai Libur Panjang: IHSG, Rupiah & Obligasi Galau, Ada Apa?

Written By KPFSURABAYA on Monday, April 5, 2021 | 2:50 PM




PT KP PRESS SURABAYA - Pasar keuangan dalam negeri dibuka cukup galau pada perdagangan Senin (5/4/21) pasca liburan Hari Raya Paskah pekan lalu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka liar pada perdagangan pagi ini. Dibuka hijau 0,31% ke level 6.141,60. Selang 8 menit perdagangan sesi pertama IHSG malah balik terdepresiasi 0,18% ke level 6.001,71. Saat Ini pada pukul 9:45 WIB IHSG terpantau naik tipis 0,18% ke level 6.022,55

Nilai transaksi hari ini sebesar sebesar Rp 2,4 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp 287 miliar di pasar reguler.

Selanjutnya, Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada pembukaan perdagangan pasar spot hari ini, setelah melemah 0,76% sepanjang pekan lalu.

Pada Senin (5/4/2021), US$ 1 dibanderol Rp 14.515/US$ di pasar spot. Rupiah menguat 0,03% dibandingkan dengan penutupan perdagangan terakhir pekan lalu.

Sementara itu pasar obligasi Ibu Pertiwi cenderung bervariatif, akan tetapi obligasi bertenor 10 tahun yang biasa menjadi acuan terapresiasi 0,36% yang menyebabkan imbal hasilnya turun tipis menjadi 6,709%.

Berikut berberapa sentimen yang memang cenderung mixed di tengah IHSG yang terkoreksi. Pertama. yield obligasi pemerintah AS dan green back masih harus terus dipantau. Kombinasi keduanya bisa membuat pasar saham mengalami koreksi dan mata uang negara berkembang termasuk rupiah terdepresiasi.

Kenaikan lanjutan yield obligasi dan dolar AS berpeluang besar untuk memicu terjadinyaoutflowdari pasar modal RI. Ketika outflow terjadi secara besar-besaran maka rupiah akan menjadi tumbal.

Sentimen kedua yang juga perlu menjadi perhatian pelaku pasar adalah perkembangan proposal infrastruktur senilai US$ 2 triliun. Menurut ekonom jika proposal ini disetujui Kongres maka bisa meningkatkan output perekonomian AS sebesar 0,5 sampai dengan 1 poin persentase.

Namun rencana Biden tak bisa dibilang mulus, lawan Biden tak hanya para produsen minyak di Paman Sam tetapi juga kongres yang suaranya terpecah. Beberapa Demokrat dan aktivis lingkungan khawatir momentum ini tak bisa dimanfaatkan untuk membawa perubahan.

Beberapa anggota Partai Republik yang menentang paket bantuan pandemi Biden juga mengutuk tujuan presiden untuk memasukkan kebijakan iklim ke dalam undang-undang infrastruktur.

Di sisi lain rencana Biden untuk menaikkan pajak juga menuai pro dan kontra. Biden juga berencana untuk menaikkan tarif pajak perusahaan AS menjadi 28% dari pajak sebesar 21% yang ditetapkan di masa Presiden Trump tahun 2017. PT KP PRESS

cnbcindonesia.com

 

Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS