Kontak Perkasa Futures, Musim pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid berakhir
dengan manis. Eks bosnya, Carlo Ancelotti, menilai Zidane memang punya
modal untuk jadi pelatih bagus.
Sebelum menjadi pelatih Los Blancos, Zidane sempat menjadi asisten Ancelotti ketika pria asal Italia tersebut menangani Madrid beberapa musim silam. Setelah menjadi asisten Ancelotti, Zidane kemudian ditunjuk menjadi pelatih untuk Real Madrid Castilla.
Kendati sempat diragukan, lantaran dianggap belum punya pengalaman melatih klub besar, Zidane akhirnya membuktikan sebaliknya. Selain mengembalikan Madrid ke performa terbaik --setelah sebelumnya sempat inkonsisten bersama Rafa Benitez--, Zidane juga membuat Madrid kembali bersaing dengan Barcelona dan Atletico Madrid di paruh kedua La Liga musim lalu.
Walaupun akhirnya Madrid gagal menjadi juara La Liga, Zidane berhasil mengobatinya dengan mempersembahkan trofi lain: Liga Champions. Itu adalah trofi juara ke-11 yang berhasil diraih Los Merengues di kompetisi antarklub Eropa tersebut.
"Dia punya pengalaman, dia dulunya adalah pemain hebat, dan dia juga punya karisma, yang mana hal terpenting yang dibutuhkan seseorang untuk memiliki hubungan baik dengan pemainnya," ujar Ancelotti seperti dilansir Soccerway.
Ancelotti, yang kini menangani Bayern Munich, berharap Zidane sukses terus di Spanyol. Namun, untuk di kancah Eropa, tentunya lain cerita.
"Saya mendoakan yang terbaik untuknya --tapi, di Spanyol saja, bukan di Eropa. Tapi, saya yakin, dia akan sukses bersama Madrid," kata Ancelotti. (hnm)
Sebelum menjadi pelatih Los Blancos, Zidane sempat menjadi asisten Ancelotti ketika pria asal Italia tersebut menangani Madrid beberapa musim silam. Setelah menjadi asisten Ancelotti, Zidane kemudian ditunjuk menjadi pelatih untuk Real Madrid Castilla.
Kendati sempat diragukan, lantaran dianggap belum punya pengalaman melatih klub besar, Zidane akhirnya membuktikan sebaliknya. Selain mengembalikan Madrid ke performa terbaik --setelah sebelumnya sempat inkonsisten bersama Rafa Benitez--, Zidane juga membuat Madrid kembali bersaing dengan Barcelona dan Atletico Madrid di paruh kedua La Liga musim lalu.
Walaupun akhirnya Madrid gagal menjadi juara La Liga, Zidane berhasil mengobatinya dengan mempersembahkan trofi lain: Liga Champions. Itu adalah trofi juara ke-11 yang berhasil diraih Los Merengues di kompetisi antarklub Eropa tersebut.
"Dia punya pengalaman, dia dulunya adalah pemain hebat, dan dia juga punya karisma, yang mana hal terpenting yang dibutuhkan seseorang untuk memiliki hubungan baik dengan pemainnya," ujar Ancelotti seperti dilansir Soccerway.
Ancelotti, yang kini menangani Bayern Munich, berharap Zidane sukses terus di Spanyol. Namun, untuk di kancah Eropa, tentunya lain cerita.
"Saya mendoakan yang terbaik untuknya --tapi, di Spanyol saja, bukan di Eropa. Tapi, saya yakin, dia akan sukses bersama Madrid," kata Ancelotti. (hnm)
Artikel: kontak perkasa futures.



Post a Comment