Kontak Perkasa Futures, Italia dan Prancis diprediksi akan berduel dengan sengitnya kendatipun
pertarungan mereka itu cuma terjadi di laga friendly. Begitu setidaknya
dugaan David Trezeguet.
Trezeguet adalah mantan penyerang Les Bleus. Pada kurun waktu 1998–2008 tak kurang dari 71 penampilan ia catatkan buat timnas Prancis, seraya menandainya dengan 34 gol.
Di sisi lain, Italia juga tidak asing buatnya. Karier pria 38 tahun tersebut menjulang di Negeri Spagetti ketika membela Juventus pada periode 2000–2010. Trezeguet membuat 171 gol dari 318 penampilan di seluruh bersama Bianconeri.
Menjelang bergulirnya kualifikasi Piala Eropa 2018 zona UEFA, Italia dan Prancis akan berhadapan di Stadio San Nicola, Kamis (1/9/2016). Pencetak gol emas kemenangan Prancis di final Euro 2000 itu pun sudah punya prediksi.
"Pertandingan ini tak pernah jadi seperti sebuah friendly. Ada sebuah rivalitas besar, tapi juga banyak rasa hormat," ucap Trezeguet kepada Corriere della Sera yang dikutip Football Italia.
"Saya memprediksikan hasil seri; ini akan menjadi sebuah momen uji coba untuk kedua tim sebelum kualifikasi Piala Dunia," lanjutnya.
Italia menempati Grup G pada kualifikasinya, bersama Spanyol, Albania, Israel, Makedonia, dan Liechtenstein. Sementara Prancis ada di Grup A dengan Belanda, Swedia, Bulgaria, Belarusia, dan Luksemburg. (hnm)
Trezeguet adalah mantan penyerang Les Bleus. Pada kurun waktu 1998–2008 tak kurang dari 71 penampilan ia catatkan buat timnas Prancis, seraya menandainya dengan 34 gol.
Di sisi lain, Italia juga tidak asing buatnya. Karier pria 38 tahun tersebut menjulang di Negeri Spagetti ketika membela Juventus pada periode 2000–2010. Trezeguet membuat 171 gol dari 318 penampilan di seluruh bersama Bianconeri.
Menjelang bergulirnya kualifikasi Piala Eropa 2018 zona UEFA, Italia dan Prancis akan berhadapan di Stadio San Nicola, Kamis (1/9/2016). Pencetak gol emas kemenangan Prancis di final Euro 2000 itu pun sudah punya prediksi.
"Pertandingan ini tak pernah jadi seperti sebuah friendly. Ada sebuah rivalitas besar, tapi juga banyak rasa hormat," ucap Trezeguet kepada Corriere della Sera yang dikutip Football Italia.
"Saya memprediksikan hasil seri; ini akan menjadi sebuah momen uji coba untuk kedua tim sebelum kualifikasi Piala Dunia," lanjutnya.
Italia menempati Grup G pada kualifikasinya, bersama Spanyol, Albania, Israel, Makedonia, dan Liechtenstein. Sementara Prancis ada di Grup A dengan Belanda, Swedia, Bulgaria, Belarusia, dan Luksemburg. (hnm)
Artikel: kontak perkasa futures.



Post a Comment