Kontak Perkasa Futures, Leicester City bersikap merendah menatap musim baru Liga Inggris.
Sebagai juara bertahan, mereka mempunyai filosofi dan kerendahan hati
yang sama.
Di musim lalu, Leicester yang cuma mempunyai target untuk bertahan di Premier League malah bisa keluar menjadi pemenang kompetisi.
The Foxes menolak status sebagai team to beat, dengan menegaskan bahwa tim mereka bukanlah unggulan. Hal itu seperti diungkapkan oleh sang manajer, Claudio Ranieri.
Ranieri juga mengucapkan target Leicester masih sama seperti musim sebelumnya.
"(Targetnya) 40 poin. Jangan tertawa! Saya memulai kembali dengan filosofi yang sama, dengan kerendahan hati yang sama, seperti itu," kata Ranieri di Soccerway.
"Apa yang sudah kami capai sungguh fantastis, tapi sekarang, 40 poin. Lalu, kita tunggu saja," imbuhnya.
Leicester baru saja menelan kekalahan saat berhadapan dengan Manchester United di laga Community Shield. Saat melakoni pertandingan di Sembley, Minggu (7/8/2016). (hnm)
Di musim lalu, Leicester yang cuma mempunyai target untuk bertahan di Premier League malah bisa keluar menjadi pemenang kompetisi.
The Foxes menolak status sebagai team to beat, dengan menegaskan bahwa tim mereka bukanlah unggulan. Hal itu seperti diungkapkan oleh sang manajer, Claudio Ranieri.
Ranieri juga mengucapkan target Leicester masih sama seperti musim sebelumnya.
"(Targetnya) 40 poin. Jangan tertawa! Saya memulai kembali dengan filosofi yang sama, dengan kerendahan hati yang sama, seperti itu," kata Ranieri di Soccerway.
"Apa yang sudah kami capai sungguh fantastis, tapi sekarang, 40 poin. Lalu, kita tunggu saja," imbuhnya.
Leicester baru saja menelan kekalahan saat berhadapan dengan Manchester United di laga Community Shield. Saat melakoni pertandingan di Sembley, Minggu (7/8/2016). (hnm)
Artikel: kontak perkasa futures.



Post a Comment