Kontak Perkasa Futures, Juergen Klopp tak menampik keunggulan telak atas Arsenal membuat
Liverpool terlena. Gol keempat yang dibuat Sadio Mane justru membuat
mereka mengendur.
Liverpool mengawali Premier League dengan menghadapi Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (14/8) malam WIB. Dari lawatan tersebut, Liverpool memetik poin penuh usai menang 4-3 atas tuan rumah.
Sempat tertinggal lebih dulu, Liverpool kemudian membalas lewat gol Philippe Coutinho di penghujung babak pertama. Di babak kedua, Liverpool kian jauh meninggalkan Arsenal. Gol-gol dari Adam Lallana, Coutinho, dan Mane membuat The Reds unggul 4-1 dari Arsenal.
Tapi Liverpool kemudian justru mengendur. Kelengahan tersebut dimanfaatkan Arsenal untuk memperkecil ketertinggalan.
Usai gol keempat yang dibuat Mane, Klopp merayakannya bersama para pemain Liverpool. Dia lantas menyadari perayaan tersebut terlalu dini.
"Oke, saya punya peran besar dalam kegembiraan di setengah jam terakhir, karena tidak boleh merayakan gol keempat ketika masih ada sisa waktu setengah jam lagi," ujar Klopp seperti dikutip dari Sky Sports.
"Saya tahu dalam momen itu, tapi sudah terlambat. Sadio (Mane) sudah ada di punggung saya. Untuk momen ini kami mematikan mesin sejenak."
"Itu begitu intens, begitu hangat, pertandingan pertama. Kami membuka jalan lagi untuk mereka. Selama 90 menit ini adalah kemenangan yang layak. Akan selalu sulit menang di London melawan Arsenal," imbuhnya. (hnm)
Liverpool mengawali Premier League dengan menghadapi Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (14/8) malam WIB. Dari lawatan tersebut, Liverpool memetik poin penuh usai menang 4-3 atas tuan rumah.
Sempat tertinggal lebih dulu, Liverpool kemudian membalas lewat gol Philippe Coutinho di penghujung babak pertama. Di babak kedua, Liverpool kian jauh meninggalkan Arsenal. Gol-gol dari Adam Lallana, Coutinho, dan Mane membuat The Reds unggul 4-1 dari Arsenal.
Tapi Liverpool kemudian justru mengendur. Kelengahan tersebut dimanfaatkan Arsenal untuk memperkecil ketertinggalan.
Usai gol keempat yang dibuat Mane, Klopp merayakannya bersama para pemain Liverpool. Dia lantas menyadari perayaan tersebut terlalu dini.
"Oke, saya punya peran besar dalam kegembiraan di setengah jam terakhir, karena tidak boleh merayakan gol keempat ketika masih ada sisa waktu setengah jam lagi," ujar Klopp seperti dikutip dari Sky Sports.
"Saya tahu dalam momen itu, tapi sudah terlambat. Sadio (Mane) sudah ada di punggung saya. Untuk momen ini kami mematikan mesin sejenak."
"Itu begitu intens, begitu hangat, pertandingan pertama. Kami membuka jalan lagi untuk mereka. Selama 90 menit ini adalah kemenangan yang layak. Akan selalu sulit menang di London melawan Arsenal," imbuhnya. (hnm)
Artikel: kontak perkasa futures.



Post a Comment