Kontak Perkasa Futures, Untuk kedua kalinya, Zinedine Zidane berhasil mempersembahkan trofi
kepada Real Madrid. Tentu saja, Zidane dan pemain-pemainnya senang
dengan pencapaian itu.
Di Stadion Lerkendal, Trondheim, Norwegia, Rabu (10/8/2016) dini hari WIB, Madrid menang 3-2 atas Sevilla pada laga Piala Super Eropa 2016. Keberhasilan tersebut pun menyempurnakan gelar juara Liga Champions yang mereka raih pada bulan Mei lalu.
"Anda harus memberi selamat kepada Sevilla juga, mereka tampil bagus," ujar Zidane dalam konferensi pers setelah laga.
Sevilla bisa saja menjadi juara pada laga tersebut, kalau Sergio Ramos tidak mencetak gol pada injury time babak kedua, mengubah skor menjadi 2-2, dan memaksa laga dilanjutkan ke extra time. Di extra time, Dani Carvajal membawa Madrid unggul 3-2 pada menit ke-119.
Zidane pun menyebut, kemenangan timnya hari ini tidak lepas dari peran penting kapten tim, Sergio Ramos. Ramos sempat mengakibatkan Madrid kebobolan lewat penalti, tetapi akhirnya membayar kesalahannya itu.
Madrid berpesta dan Zidane pun berdiri sejajar dengan Carlo Ancelotti, Diego Simeone, Luis Enrique, dan Pep Guardiola. Mereka berlima menjadi orang yang menjuarai Piala Super Eropa sebagai pemain dan pelatih.
Para pemain Madrid pun merayakan keberhasilan ini dengan cara "mengganggu" konferensi pers Zidane. Dipimpin oleh Ramos dan Marcelo, mereka mendatangi konferensi pers, melompat-lompat, dan mengguyurkan air minum selayaknya sampanye.
"Kami memiliki skuat yang bagus. Ada juga yang tidak bermain hari ini; empat sampai lima pemain, tepatnya. Tapi, kami punya skuat yang bagus. Ada pemain muda dan pemain berpengalaman di sini," kata Zidane. (hnm)
Di Stadion Lerkendal, Trondheim, Norwegia, Rabu (10/8/2016) dini hari WIB, Madrid menang 3-2 atas Sevilla pada laga Piala Super Eropa 2016. Keberhasilan tersebut pun menyempurnakan gelar juara Liga Champions yang mereka raih pada bulan Mei lalu.
"Anda harus memberi selamat kepada Sevilla juga, mereka tampil bagus," ujar Zidane dalam konferensi pers setelah laga.
Sevilla bisa saja menjadi juara pada laga tersebut, kalau Sergio Ramos tidak mencetak gol pada injury time babak kedua, mengubah skor menjadi 2-2, dan memaksa laga dilanjutkan ke extra time. Di extra time, Dani Carvajal membawa Madrid unggul 3-2 pada menit ke-119.
Zidane pun menyebut, kemenangan timnya hari ini tidak lepas dari peran penting kapten tim, Sergio Ramos. Ramos sempat mengakibatkan Madrid kebobolan lewat penalti, tetapi akhirnya membayar kesalahannya itu.
Madrid berpesta dan Zidane pun berdiri sejajar dengan Carlo Ancelotti, Diego Simeone, Luis Enrique, dan Pep Guardiola. Mereka berlima menjadi orang yang menjuarai Piala Super Eropa sebagai pemain dan pelatih.
Para pemain Madrid pun merayakan keberhasilan ini dengan cara "mengganggu" konferensi pers Zidane. Dipimpin oleh Ramos dan Marcelo, mereka mendatangi konferensi pers, melompat-lompat, dan mengguyurkan air minum selayaknya sampanye.
"Kami memiliki skuat yang bagus. Ada juga yang tidak bermain hari ini; empat sampai lima pemain, tepatnya. Tapi, kami punya skuat yang bagus. Ada pemain muda dan pemain berpengalaman di sini," kata Zidane. (hnm)
Artikel: kontak perkasa futures.



Post a Comment